Home › Groups › Dakwah Islam
Dakwah Islam Telegram
Telegram Channel Link

Dakwah Islam Telegram Channel Link

★★★★★ 0.0 (0 ratings)
👁 1 views ↗ 0 joins
🇮🇳 India 🌐 Arabic # Spiritual & Devotional
About this telegram channel link
Dakwah Islam
Telegram Channel

Latest public posts from this Telegram channel.

86 subscribers
29 Jan 2017 latest post
Click to fetch the latest posts directly from Telegram.
As-Syech abu Hamid Muhammad bin Muhammad Al-Ghozali atau lebih dikenal dengan sebutan Iman Al-Ghozali seorang tokoh besar dalam sejarah Islam, Beliau adalah pengarang kitab Ihya’Ulumudin. Suatu hari Beliau mengajukan Enam pertanyaan pada saat berkumpul dengan murid-muridnya.Pertanyaan Pertama :Imam Ghazali : “Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini“?murid-muridnya ada yang menjawab :“Orang tua”“Guru”“Teman”“Kaum kerabat”Imam Ghazali : “Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati.”كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۖ فَمَن زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِTiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayaka (Ali Imran 185)Allah SWT berfirman:وَاللَّهُ يُحْيِي وَيُمِيتُAllah menghidupkan dan mematikan (QS Ali Imran [3]: 156).Allah SWT berfirman:وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ أَنْ تَمُوتَ إِلا بِإِذْنِ اللَّهِ كِتَابًا مُؤَجَّلاSesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya (QS Ali Imran [3]: 145).مَا تَسْبِقُ مِنْ أُمَّةٍ أَجَلَهَا وَمَا يَسْتَأْخِرُونَTidak ada suatu umat pun yang dapat mendahului ajalnya dan tidak pula dapat memundurkannya (QS al-Hijr [15]: 5; al-Mu’minun [23]: 43)Allah SWT menegaskan:قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِي تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُ مُلاقِيكُمْKatakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kalian lari darinya tetp akan menemui kalian.” (QS al-Jumu’ah [62]: 8).Allah SWT juga menegaskan:أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِكُكُمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنْتُمْ فِي بُرُوجٍ مُشَيَّدَةٍDi mana saja kalian berada, kematian akan menjumpai kalian kendati kalian berada dalam benteng yang tinggi lagi kokoh (QS an-Nisa’[4]: 78).Pertanyaan Kedua :Imam Ghazali : “Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini?”murid-muridnya yang menjawab :“Bulan”“Matahari”“Bintang-bintang”Iman Ghazali “Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimana pun kita, apa pun kendaraan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama”.“Barang siapa yang keadaan amalnya hari ini lebih jelek dari hari kemarin, maka ia terlaknat. Barang siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin, maka ia termasuk orang yang merugi. Dan barang siapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka ia termasuk orang yang beruntung.” (HR. Bukhari)Pertanyaan Ketiga:Iman Ghazali : “Apa yang paling besar di dunia ini?”murid-muridnya yang menjawab“Gunung”“Matahari”“Bumi”Imam Ghazali : “Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU. Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka.”وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِّنَ الْجِنِّ وَالْإِنسِ ۖ لَهُمْ قُلُوبٌ لَّا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لَّا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لَّا يَسْمَعُونَ بِهَا ۚ أُولَـٰئِكَ كَالْأَنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ ۚ أُولَـٰئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَDan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahannam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakan untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Meraka itulah orang-orang yang lalai. (QS.Al A’Raf: 179).أَفَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَٰهَهُ هَوَاهُ وَأَضَلَّهُ اللَّهُ عَلَىٰ عِلْمٍ وَخَتَمَ عَلَىٰ سَمْعِهِ وَقَلْبِهِ وَجَعَلَ عَلَىٰ بَصَرِهِ غِشَاوَةً فَم
َنْ يَهْدِيهِ مِنْ بَعْدِ اللَّهِ ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ“Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya ? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah . Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran ?” (QS. Al-Jaathiya : 23)أَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَٰهَهُ هَوَاهُ أَفَأَنْتَ تَكُونُ عَلَيْهِ وَكِيلًاأَمْ تَحْسَبُ أَنَّ أَكْثَرَهُمْ يَسْمَعُونَ أَوْ يَعْقِلُونَ ۚ إِنْ هُمْ إِلَّا كَالْأَنْعَامِ ۖ بَلْ هُمْ أَضَلُّ سَبِيلًا“Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadikan pemelihara atasnya ?Atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami. Mereka itu tak lain hanyalah seperti binatang ternak bahkan lebih sesat jalannya.” (QS. Al-Furqaan : 43-44)وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ الَّذِي آتَيْنَاهُ آيَاتِنَا فَانْسَلَخَ مِنْهَا فَأَتْبَعَهُ الشَّيْطَانُ فَكَانَ مِنَ الْغَاوِينَوَلَوْ شِئْنَا لَرَفَعْنَاهُ بِهَا وَلَٰكِنَّهُ أَخْلَدَ إِلَى الْأَرْضِ وَاتَّبَعَ هَوَاهُ ۚ فَمَثَلُهُ كَمَثَلِ الْكَلْبِ إِنْ تَحْمِلْ عَلَيْهِ يَلْهَثْ أَوْ تَتْرُكْهُ يَلْهَثْ ۚ ذَٰلِكَ مَثَلُ الْقَوْمِ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا ۚ فَاقْصُصِ الْقَصَصَ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ“Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat kami kemudian dia melepaskan diri daripada ayat-ayat itu lalu dia diikuti oleh setan maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat.Dan kalau Kami menghendaki sesungguhnya kami tinggikan dengan ayat-ayat itu tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya. Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah kisah-kisah itu agar mereka berpikir. Amat buruklah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan kepada diri mereka sendirilah mereka berbuat zhalim.” (QS. Al-A’raaf : 175-176)Pertanyaan Keempat:IMAM GHAZALI : “Apa yang paling berat di dunia?”murid-muridnya menjawab“Baja”“Besi”“Gajah”Imam Ghazali : “Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH.إِنَّا عَرَضْنَا الْأَمَانَةَ عَلَى السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالْجِبَالِ فَأَبَيْنَ أَن يَحْمِلْنَهَا وَأَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا الْإِنسَانُ ۖ إِنَّهُ كَانَ ظَلُومًا جَهُولًاSesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh, (QS.Al Ahzab: 72).Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah pemimpin di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka kerana gagal memegang amanah.”Pertanyaan Kelima:Imam Ghazali : “Apa yang paling ringan di dunia ini?”murid-muridnya ada yang menjawab“Kapas”“Angin”“Debu”“Daun-daun”Imam Ghazali : “Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali di dunia ini adalah MENINGGALKAN SHALAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan shalat “padahal Rasulullah menegaskan dalam sabda beliau :“(Perbedaan) antara hamba dan kemusyrikan itu adalah meninggalkan sholat.” (HR Muslim dalam kitab Shohihnya nomor 82 dari hadits Jabir).Pertanyaan Keenam:Imam Ghazali : “Apa yang paling tajam sekali di dunia ini? “Murid- Murid dengan serentak menjawab : “Pedang”Imam Ghazali : “Itu benar, tapi yang paling tajam sekali di dunia ini adalah LIDAH MANUSIA. Karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri. ”Diriwayatkan oleh Bukhari dalam kitab Shahihnya hadits no.10 dari Abdullah bin Umar Radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa salla
m bersabda.“Artinya : Seorang muslim adalah seseorang yang orang muslim lainnya selamat dari ganguan lisan dan tangannya”Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dalam kitab Shahihnya hadits no. 6474 dari Sahl bin Sa’id bahwa Rasulullah bersabda.“Artinya : Barangsiapa bisa memberikan jaminan kepadaku (untuk menjaga) apa yang ada di antara dua janggutnya dan dua kakinya, maka kuberikan kepadanya jaminan masuk surga”Yang dimaksud dengan apa yang ada di antara dua janggutnya adalah mulut, sedangkan apa yang ada di antara kedua kakinya adalah kemaluan.Al-Bukhari dalam kitab Shahihnya no. 6475 dan Muslim dalam kitab Shahihnya no. 74 meriwayatkan hadits dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda.“Artinya : Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaknya dia berkata yang baik atau diam”.wallohu a’lam bisshowab.
🎈🎈🎈 *DENGAN NIAT, PAHALA ANDA BISA SEPERTI ORANG KAYA RAYA YANG BERAMAL DENGAN HARTANYA…*✍Ustadz Musyaffa’ Ad Dariny, حفظه الله تعالىBagi Anda yang tidak mampu beramal dengan harta, Islam yang agung dan penuh rahmat ini masih memberikan niat yang dengannya Anda bisa menyamai orang kaya yang menginfakkan hartanya di jalan Allah.Renungkanlah potongan sabda Nabi _shollallohu alaihi wasallam_ berikut ini:*_“Dunia ini, hanya untuk empat orang… (yang kedua:) seorang hamba yang ِAllah beri rezeki ilmu (agama), Dia tidak memberinya harta, namun orang tersebut baik niatnya, ia mengatakan: ‘seandainya aku memiliki harta, tentu aku akan beramal seperti amalnya si fulan’, maka dia (diberi pahala) dengan sebab niatnya, dan pahala keduanya sama.”_*Dari sini, kita bisa mengambil 3 pelajaran berharga:✅ *1. Jangan terkecoh dengan harta… dan jangan bersedih karena kurang harta..* karena sebenarnya tanpa harta pun Anda juga bisa mendapatkan pahala seperti pahalanya orang kaya yang menginfakkan hartanya di jalan Allah… Inilah bukti Mahapemurah-nya Allah kepada para hamba-Nya.✅ *2. Tidak perlu iri dengan orang kaya*, karena belum tentu kita akan kuat menghadapi fitnah harta, bila ia benar-benar ada di tangan kita.. padahal di sisi lain, tanpa harta pun kita bisa mengimbangi pahala orang kaya itu dari hartanya.✅ *3. Niat adalah sumber pahala yang sangat agung*, mudah, dan tanpa modal untuk mendapatkannya… sudah seharusnya kita benar-benar memperhatikannya… sayangnya, kebanyakan orang malah melalaikannya._Semoga Allah memberikan taufiqNya kepada kita dalam menata hati dan niat kita, aamiin_.Repost by : 👥 * Dakwah Islam Indonesia *
Assalamualaikum akhi-ukhtiAda materi untuk pagi iniAda yang tak perlu ku khawatirkan dalam hidup1. Tentang rezeki yg akan diberikan Allah2. Tentang jodoh yg akan dipertemukan Allah.Namun ada pilihan cara untuk menjemputnya Memilih cara yang diridhoi AllahAtau memilih cara yang dimurkai Allah.Tak perlu dipertanyakan? Bagaimana cara dan kapan Allah memberikannyaTapi pertanyakanlah, sudahkah aku berdo'a dan berusaha dengan cara yg benar dan Allah ridhoi untuk mendapatkannya.Ada hal yg harus selalu ku khawatirkan dalam hidup1. Sudahkah niatku melakukan sesuatu hanya karena Allah semata 2. Sudahkah Allah meridhoi segala sesuatu yg aku kerjakan 3. Sudahkah aku selalu ingat, bahwa apapun yg aku miliki di dunia ini tidaklah kekal dan apapun yg aku kerjakan akan dimintai pertanggungjawaban
"Materi Untuk Pagi ini akhi" Seorang profesor yang Atheis berbicara dalam sebuah kelas fisika. Profesor: "Apakah Allah menciptakan segala yang ada?" Para mahasiswa: "Betul! Dia pencipta segalanya." Profesor: "Jika Allah menciptakan segalanya, berarti Allah juga menciptakan kejahatan." (Semua terdiam dan agak kesulitan menjawab hipotesis profesor itu). Tiba-tiba suara seorang mahasiswa memecah kesunyian. Mahasiswa: "Prof! Saya ingin bertanya. Apakah dingin itu ada?" Profesor: "Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada." Mahasiswa: "Prof! Dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin sebenarnya adalah ketiadaan panas. Suhu -460 derajat Fahrenheit adalah ketiadaan panas sama sekali. Semua partikel menjadi diam. Tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata 'dingin' untuk mengungkapkan ketiadaan panas. Selanjutnya! Apakah gelap itu ada?" Profesor: "Tentu saja ada!" Mahasiswa: "Anda salah lagi Prof! Gelap juga tidak ada. Gelap adalah keadaan di mana tiada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari. Sedangkan gelap tidak bisa. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk mengurai cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari panjang gelombang setiap warna. Tapi! Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur melalui berapa besar intensitas cahaya di ruangan itu. Kata 'gelap' dipakai manusia untuk menggambarkan ketiadaan cahaya. Jadi! Apakah kejahatan, kemaksiatan itu ada?" Profesor mulai bimbang tapi menjawab juga: "Tentu saja ada." Mahasiswa: "Sekali lagi anda salah Prof! Kejahatan itu tidak ada. Allah tidak menciptakan kejahatan atau kemaksiatan. Seperti dingin dan gelap juga. Kejahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk menggambarkan ketiadaan Allah dalam dirinya. Kejahatan adalah hasil dari tidak hadirnya Allah dalam hati manusia." Profesor terpaku dan terdiam! _Dosa terjadi karena manusia lupa menghadirkan Allah dalam hatinya.._ *Hadirkan Allah dalam hati kita setiap saat, maka akan selamatlah kita..* Itulah _*IMAN..*_ _*SESUNGGUHNYA DOSA ITU LAHIR SAAT IMAN TIDAK HADIR DALAM HATI KITA.*_ 🙏🙏🙏Salam Sukses!!! -DakwahIslamIndonesia-
Bangkit atau kalah Untuk selamaNya! Berjuang Bersama untuk Kembalikan Kejayaan Umat Islam
Ayo Belajar Islam - ABI - Semoga istiqomah ..aamiin..:*BILA INGIN MEMAHAMI ISLAM, BACALAH TULISAN DI BAWAH INI DENGAN FOKUS DAN SABAR**Islam atau Arab*Tulisan ini untuk mengajak umat muslim Indonesia lebih kritis dalam memahami tentang "ISLAM dan ARAB' dengan kebudayaannya, sehingga kita tidak terperangkap dalam kesesatan pemikiran yang sempit tentang *I S L A M*1. Menjadi Muslim berbeda dengan menjadi orang Arab, maka "ISLAMISASI" jelas-jelas berbeda dengan "ARABISASI".2. Islam itu bukan ajaran Arab, walaupun :» Al-Qur'an berbahasa Arab, » dan Nabi Muhammad dari kaum Arab. Islam itu 'Jalan Hidup', 'Prinsip Hidup' bukan keyakinan orang Arab.3. Faktanya...» Turunnya ajaran Islam justru 'ditentang' oleh kaum Arab di masa itu karena Islam datang mengubah » Tradisi, » Keyakinan, » Kebiasaan jahiliyah orang-orang Arab.4. Islam datang kepada kaum Arab membawa 'Tatanan yang Baru' sama sekali, baik dalam hal » Tradisi, » Kebiasaan, » Akhlak, » Hukum, » dan juga Cara Hidup.5. Perlu dicatat... !Karena Al-Qur'an dan Nabi Muhammad berbahasa Arab, maka 'Bahasa Arab' juga tidak bisa dipisahkan dari 'Agama Islam' karena Kitab Sucinya adalah berbahasa Arab.6. Juga sebuah kewajaran bahwa Agama Islam awalnya disebarkan oleh orang Arab karena memang agama Allah yang pamungkas ini berasal dari sana.7. Mengenai tokoh-tokoh besar Agama Islam ini adalah orang Arab itu pun wajar saja, karena merekalah kaum awal yang beragama Islam.8. Jadi bisa dikatakan :» Arab belum tentu Islam, » dan Islam tidak harus Arab, » yang jelas Islam itu pasti berdasarkan "Al-Qur'an dan As-Sunnah"9. Juga salah besar, bila dikatakan bhw "Islamisasi sama dengan Arabisasi", lantas menolak Islamisasi dengan dalih, "Ini Indonesia, bukan Arab" 10. Apa bedanya? Jelas beda sekali, menjadi Arab atau bukan Arab itu adalah 'TAKDIR', sedangkan mengambil Islam atau mengabaikannya, itu adalah 'PILIHAN'11. Islam itu ya Islam!!! Tidak perlu ada pandangan : "Disana Islam Arab, disini Islam Nusantara", ini pandangan yang mungkin niatnya baik tetapi justru berpotensi"MEMECAH BELAH ISLAM". Sebaiknya dihindari.12. Islam itu ya Islam!!!Panduannya Kitabullah dan Sunnah, Khulafaur Rasyidin dan juga Tabiin, Tabiut Tabiin, Ulama Salaf, apapun Madzhabnya.13. Adapun menjadi Muslim, tidak berarti meninggalkan budaya lokal. » Bila bertentang dengan Islam tinggalkan saja...» dan bila tidak silahkan dilanjutkan.14. Apa standar meninggalkan dan melanjutkan budaya setelah jadi Muslim? Ya AQIDAH, bila bertentangan dengan Aqidah, ya mutlak harus ditinggalkan.15. Misalnya seperti budaya » Membuka Aurat, » Menyembah pohon, ya harus tinggalkan. Beda dengan » Arsitektur, » Aneka Makanan (halal), ya boleh dilanjutkan.16. Islam masuk ke Cina, arsitektur masjid mirip pagoda, boleh saja tetapi sembahyang leluhur dengan hio, ya ditinggalkan, itu contohnya.17. Islam masuk ke Indonesia, maka batik tetap lestari, bahkan menyerap nilai Islam, boleh saja tetapi menyembah batu dan patung harus dihapuskan.18. Dalam Islam mudah saja, selama tidak dilarang syariat, amalkan saja. Namun bila sudah ada larangan syariat, maka : *Islam yang harus* *diutamakan*19. Maka di dalam Islam, semua produk (fisik atau non-fisik) selain Aqidah, boleh saja diadopsi termasuk teknologi juga karena termasuk "produk non-aqidah".20. Kita mencukupkan diri pada Kitabullah dan Sunnah, itu yang terbaik.21. Kesimpulannya...» Belajarlah Islam, » Kaji terus Islam, jangan berhenti, » Taati Allah dan Rasulullah semata, » karena kita akan kembali kepada-Nya.22. Kesimpulan lain, jadi Muslim kamu » gak harus pakai sorban, » gak harus berjubah, » yang jelas Pikiranmu, Lisanmu, Amalanmu, Harus ber-Azas Islam. 23. Jangan sampai terbalik, » kamu pakai sorban, » pakai sarung, » mengenakan peci, jubah, tetapi pola pikirmu dan referensimu liberal, jauh dari Kitabullah dan Sunnah Rasulullah.24. Lebih bagus kamu memakai » Batik, » Kemeja, » Kaos,
» Celana, lalu setiap kamu mikir, lisan, amal, semua berdalil : "Kitabullah dan Sunnah". 25. Lebih bagus lagi, kamu memakai peci, memakai sarung, mengenakan sorban, berjubah dan semua pikiran, lisan, amalmu, azasnya Kitabullah dan Sunnah, itu.Jadi di dalam Agama Islam*Aqidah dan Akhlak-lah* yang harus diutamakan.
Mohon maaf jika Kami masih banyak kesalahan dan kekurangan, kita sama-sama memper baiki hari demi hari, untuk menjadi lebih baik.😉
Assalamualaikum Wr.WbAda 3 Hal yang tidak boleh hilang :1. Harapan2. Keikhlasan3. KejujuranAda 3 Hal yang paling berharga :1. Kasih Sayang2. Cinta3. KebaikanAda 3 Hal dalam hidup yang tidak pernah pasti :1. Kekayaan2. Kejayaan3. MimpiAda 3 Hal yang membentuk watak seseorang :1. Komitmen2. Ketulusan3. Kerja kerasAda 3 Hal yang membuat kita sukses :1. Tekad2. Kemauan3. Fokus.Ada 3 Hal yang tidak pernah kita tahu :1. Rezeki2. Umur3. JodohTapi, ada 3 Hal dalam hidup yang pasti, yaitu :1. Tua2. Sakit3. KematianSemangat Dakwah!-Ust. MrShamilAdzka-
Assalamualaikum Warahmatullahi WabarakatuhRasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :“Tidak akan bergeser kaki anak Adam (manusia) pada hari kiamat nanti di hadapan Rabbnya sampai ditanya tentang lima perkara: umurnya untuk apa dihabiskan, masa mudanya untuk apa dihabiskan, hartanya dari mana dia dapatkan dan dibelanjakan untuk apa harta tersebut, dan sudahkah beramal terhadap ilmu yang telah ia ketahui.” (HR. At Tirmidzi no. 2340)habiskan masa mudamu dengan berjuang dijalan Allah !
Assalamualaikum Wr.WbMaaf jika ada banyak kekurangan atas Dakwah yang saya sampai kan,Insyaallah kedepan nya akan lebih baik.
KAJIAN ISLAM HARIAN:Salamdakwah:💢HATI HATI!Sekecil apapun dosa itu sudah cukup mendatangkan siksa kubur,jadi jangan dianggap remeh.kisah mahsyur yang berhubungan dengan masalah ini adalah kisah utsman bin affan Radhiyallahu anhu yang pernah menziarahi kuburanYaitu hadits dari jalan Haani’ maula utsman, dia berkata: Adalah Utsman bin Affan, apabila beliau berhenti disebuah kubur, beliau menangis sampai air matanya mengalir dijanggut beliau.Kemudian Utsman ditanya: engkau sering menyebut syurga dan neraka, tetapi engkau tidak menangis, tetapi engkau menangis karena ini ( ketika engkau berhenti dikubur)??Kemudian Utsman bin ‘Affan berkata, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam telah bersabda:” Sesungguhnya kubur itu adalah salah satu tempat dari tempat-tempat akhirat, Maka jika seseorang selamat dikuburnya, maka sesudahannya lebih mudah darinya. Tetapi apabila ia tidak selamat dari kuburnya, maka sesudahannya lebih susah dari itu.Kemudian Utsman berkata lagi, telah bersabda Rasulullah Shallahu alaihi wa sallam:“Aku sama sekali tidak pernah melihat sebuah pemandangan yang sangat mengerikan keadaannya, melainkan pemandangan kubur sangat mengerikan”. ( Riwayat ibnu majah 4267).📚Hadits yang mulia ini memberikan pelajaran kepada kita:🔹Keutamaan Utsman bin ‘Affan Radhiyallahu anhu, yg sangat takutnya beliau terhadap azab kubur padahal beliau telah dijamin masuk syurga sebagaimana yg dikabarkan oleh Rasulullah, BAGAIMANA DENGAN KITA???
Tolong itu di share ke seluruh grup yang lain yaa.. akhi-ukhti..😊
Telegram Channel Link information
Country 🇮🇳 India
Language Arabic
Type Telegram Channel Link
Subscribers 86
Rate this group

How would you rate this community?

0.0 ★ Join Group →